Semua Berita
Cikarang – Bea Cukai Cikarang melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke UMKM Syarisa Batik, salah satu pelaku usaha kreatif di Kabupaten Bekasi yang bergerak di bidang batik dan telah menunjukkan perkembangan usaha yang berkelanjutan.
Syarisa Batik berdiri sejak tahun 2017, yang pada awalnya memulai usaha sebagai produsen bolu batik. Seiring dengan peningkatan kapasitas dan pembinaan yang diterima dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, sejak tahun 2022 Syarisa Batik bertransformasi menjadi pengrajin batik dengan mengusung konsep batik bernilai budaya dan berciri khas kedaerahan Bekasi.
Dalam operasionalnya, Syarisa Batik menargetkan pasar instansi pemerintah dan Kementerian/Lembaga (K/L) sebagai segmen utama. Hingga saat ini, pemasaran produk dilakukan secara langsung (offline) dan belum memanfaatkan platform marketplace daring.
Melalui kegiatan Customs Visit Customer ini, Bea Cukai Cikarang menjalankan tugas dan fungsi pembinaan kepada UMKM, khususnya dalam memberikan edukasi terkait peran Bea Cukai, peluang pengembangan usaha, serta potensi pemanfaatan fasilitas kepabeanan dan cukai dalam rangka mendorong UMKM naik kelas dan berorientasi ekspor.
Bea Cukai Cikarang berkomitmen untuk terus hadir mendampingi UMKM melalui kegiatan komunikasi, asistensi, dan sinergi lintas instansi, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan UMKM agar mampu berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
Bea Cukai Cikarang melaksanakan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai pada November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari penegakan hukum untuk melindungi masyarakat, menjaga iklim usaha yang sehat, serta mengamankan penerimaan negara.
Proses pemusnahan diawali dari Tempat Penimbunan Pabean (TPP) Kantor Bea Cukai Cikarang, di mana barang-barang ilegal dilakukan pengecekan akhir dan pengamanan sebelum diangkut menggunakan truk wing box menuju lokasi pemusnahan di Bekasi dan Bogor.
Barang impor ilegal dimusnahkan di PT Mukti Mandiri Lestari, Kabupaten Bekasi, melalui metode dismantling, shredding, dan disposal. Sementara itu, pemusnahan Barang Kena Cukai ilegal berupa hasil tembakau dilaksanakan di PT Solusi Bangun Indonesia, Kabupaten Bogor. Sebanyak ±3,4 juta batang rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan menggunakan mesin crusher, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp2,4 miliar.
Pemusnahan ini dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan menjadi wujud komitmen Bea Cukai Cikarang dalam menegakkan hukum serta melindungi kepentingan negara dan masyarakat.
Bea Cukai Cikarang dan Satpol PP Kab. Bekasi Sosialisasikan Gempur Rokok Ilegal di Desa Tanjungbaru
08 Jan 2026
Bekasi (11/12) — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak peredaran rokok ilegal, KPPBC TMP Cikarang bersinergi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi melaksanakan kegiatan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Desa Tanjungbaru.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Desa Tanjungbaru tersebut merupakan bagian dari program pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025 di bidang penegakan hukum. Sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, serta perwakilan masyarakat dan pemilik toko kelontong.
Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Cikarang hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan berbagai materi penting, mulai dari pengertian, fungsi, dan manfaat cukai, dampak dan risiko rokok ilegal terhadap kesehatan dan keuangan negara, hingga cara mengidentifikasi rokok ilegal melalui ciri-ciri pita cukai. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum atas pelanggaran di bidang cukai serta peran aktif masyarakat dalam memerangi peredaran rokok ilegal.
Untuk mendukung pemahaman peserta, sosialisasi dilaksanakan dengan metode interaktif melalui paparan materi, penayangan media visual, serta penunjukan contoh barang bukti rokok ilegal, spesimen Pita Cukai Tahun 2025, dan berbagai media edukasi lainnya. Selain itu, disampaikan pula materi terkait sosialisasi anti-korupsi, anti-gratifikasi, serta imbauan kewaspadaan terhadap penipuan yang mengatasnamakan pegawai atau institusi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara Bea Cukai Cikarang dan Satpol PP Kabupaten Bekasi semakin diperkuat dalam rangka menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Bekasi. Masyarakat Desa Tanjungbaru diharapkan semakin sadar akan bahaya rokok ilegal dan turut berperan aktif dalam melaporkan indikasi peredarannya di lingkungan sekitar.
Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung penerimaan negara serta menciptakan lingkungan yang taat hukum.
Cikarang (03/12) – Bea Cukai Cikarang kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi tahunan BECIK Awards 2025 dengan tema "Integrity in Motion: Advancing Service Excellence Through Collaboration". Bertempat di lingkungan Bea Cukai Cikarang, acara ini menjadi momentum istimewa untuk memberikan apresiasi kepada para pengguna jasa yang telah menunjukkan kepatuhan luar biasa serta kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara sepanjang tahun.
Kepala Bea Cukai Cikarang, I Wayan Sapta Dharma, dalam sambutannya menegaskan bahwa BECIK Awards bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi dan aksi nyata dalam memperkuat marwah institusi publik. “Integritas adalah fondasi pelayanan publik. Kami mengajak semua pemangku kepentingan untuk terus memperkuat budaya anti korupsi demi terciptanya iklim usaha yang sehat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ade, Ketua Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM, juga menyampaikan pesan penting kepada para pengguna jasa. Ia menekankan bahwa Bea Cukai Cikarang tengah berupaya mewujudkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai bentuk pelayanan yang semakin transparan, efektif, dan bebas dari praktik korupsi.
“Kami tidak dapat mencapai WBBM tanpa dukungan dan komitmen seluruh pengguna jasa. Integritas tidak hanya menjadi komitmen internal, tetapi juga harus menjadi nilai bersama. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat mendorong pelayanan yang semakin cepat, bersih, dan berorientasi pada kepuasan pengguna,” ungkap Ade.
Dalam balutan suasana colorful penuh energi dan optimisme, penghargaan diberikan kepada para stakeholder yang dinilai menjaga kepatuhan sekaligus memberikan kontribusi ekonomi signifikan. Berikut penerima BECIK Awards 2025:
-
Abiwadha Candra Bagha: PT Mattel Indonesia
-
Importir Penyumbang Bea Masuk Terbesar: Kawan Lama Group
-
Fasilitas Kepabeanan Nilai Ekspor Terbesar: PT Multistrada Arah Sarana
-
Fasilitas Kepabeanan Terpatuh: PT Gerbang Teknologi Cikarang
-
Perusahaan Berdampak Ekonomi Terbaik: PT Mattel Indonesia
-
Importir Terpatuh: PT Procter & Gamble Home Products Indonesia
-
PPJK Terpatuh: PT Pusaka Lintas Samudra
-
UMKM Binaan Inspiratif: PT Caly Beta Sukses
-
Ruang Hanggar Terbaik: PT Super Optic Jakarta Indonesia
-
Staf Ekspor-Impor Proaktif: Dewi Ayu Sithoresmi (PT Meiji Rubber Indonesia)
Melalui penghargaan ini, Bea Cukai Cikarang berharap dapat memacu semangat seluruh stakeholder untuk terus bergerak maju, menjadikan integritas sebagai bahan bakar utama dalam setiap kolaborasi, serta memperkuat ekosistem usaha yang legal, tertib, dan berkontribusi positif bagi perekonomian nasional.
Cikarang, 3 Desember 2025 — Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hakordia 2025, Bea Cukai Cikarang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) yang berfokus pada evaluasi dan penyempurnaan kualitas layanan. Pada kesempatan ini dilaksanakan Penandatanganan Bersama Penyusunan Standar Pelayanan Bea Cukai Cikarang, sebagai wujud komitmen bersama antara Bea Cukai dan para pengguna jasa untuk menghadirkan pelayanan yang lebih transparan, profesional, dan berintegritas.
Penandatanganan tersebut diikuti oleh perwakilan dari sembilan perusahaan pengguna jasa, antara lain PT Hanes Supply Chain Indonesia, PT Tekun Asas Sumber Makmur, PT Meiji Rubber Indonesia, PT Grafitecindo Ciptaprima, PT Tokki Engineering and Fabrication, PT Printec Perkasa, PT Dae Hwa Indonesia, APKB, PT Subang Autocomp Indonesia, serta PT Gerbang Teknologi Cikarang.
Melalui kegiatan FKP ini, Bea Cukai Cikarang menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pelaku industri dalam penyusunan standar pelayanan demi terciptanya layanan yang semakin mudah, terbuka, dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Bea Cukai dan pengguna jasa dalam membangun lingkungan pelayanan yang bersih dan berintegritas.
Cikarang, 3 Desember 2025 — Sebagai rangkaian lanjutan peringatan Hakordia 2025, Bea Cukai Cikarang melaksanakan agenda pemberian penghargaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam penerapan budaya antikorupsi. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang berhasil mencapai 100% pengisian SMAP melalui aplikasi JAGA.ID sepanjang tahun 2025.
Pada kesempatan tersebut, Bea Cukai Cikarang menyerahkan Piagam Penghargaan SMAP kepada enam perusahaan yang dinilai berhasil mengimplementasikan SMAP secara konsisten, yaitu:
-
PT Frigoglass Indonesia
-
PT Ilsam Global Indonesia
-
PT Chiyoda Kogyo Indonesia
-
PT Dawee CNC Indonesia
-
PT Dawee Electronic Indonesia
-
PT Ebara Electric Wire Indonesia
Pemberian piagam ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat integritas, transparansi, dan kepatuhan dalam setiap aktivitas bisnisnya. Bea Cukai Cikarang berharap keberhasilan keenam perusahaan ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya dalam mendukung upaya pencegahan penyuapan dan praktik korupsi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, rangkaian peringatan Hakordia 2025 semakin menegaskan komitmen Bea Cukai Cikarang bersama dunia usaha untuk mewujudkan lingkungan industri yang bersih, berintegritas, dan semakin sehat.
Tebarkan Semangat Antikorupsi , Bea Cukai Cikarang Laksanakan Integrity Walk 2025 Bersama Stakeholder
08 Jan 2026
Cikarang, Rabu 3 Desember 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Bea Cukai Cikarang menggelar kegiatan Integrity Walk HAKORDIA 2025 sebagai bentuk nyata komitmen dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi. Kegiatan ini melibatkan pegawai Bea Cukai Cikarang serta perwakilan pengguna jasa.
Acara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Bea Cukai Cikarang, I Wayan Sapta Dharma, yang juga turut memberikan pesan tentang pentingnya menjaga integritas sebagai fondasi pelayanan dan pengawasan kepabeanan dan cukai. Sebelum memulai kegiatan, seluruh peserta melakukan penandatanganan Komitmen Anti Korupsi pada banner yang telah disiapkan panitia. Tak hanya itu, para peserta juga menyampaikan seruan dukungan terhadap gerakan antikorupsi, menegaskan tekad bersama untuk menolak segala bentuk praktik tidak berintegritas.
Usai sesi penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan Integrity Walk, dengan rute dari Kantor Bea Cukai Cikarang menuju Cikarang Dry Port lalu kembali ke kantor. Momen pelepasan peserta atau flag off langsung dipimpin oleh Kepala Kantor, menandai dimulainya perjalanan simbolis ini sebagai gambaran sinergi antara Bea Cukai dan pengguna jasa dalam membangun ekosistem industri yang sehat dan bebas dari kecurangan.
Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Cikarang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya antikorupsi di setiap lini pelayanan. Semangat Hakordia 2025 diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh pegawai dan mitra jasa untuk bersama-sama menjaga integritas sebagai nilai utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Dengan terselenggaranya Integrity Walk HAKORDIA 2025, Bea Cukai Cikarang kembali menunjukkan dedikasi dalam membangun kepercayaan publik dan menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, serta berdaya saing.