Tembus Pasar Global! UMKM Binaan Bea Cukai Cikarang Tampil dalam Forum Internasional BIMP-EAGA

Tembus Pasar Global! UMKM Binaan Bea Cukai Cikarang Tampil dalam Forum Internasional BIMP-EAGA

Jumat 29 Agustus 2025 18:06 MUHAMMAD ILHAM FATAHILLAH

Tembus Pasar Global! UMKM Binaan Bea Cukai Cikarang Tampil dalam Forum Internasional BIMP-EAGA


CIKARANG – Peluang pasar global yang terbuka lebar ternyata belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejumlah tantangan krusial teridentifikasi dalam Focus Group Discussion (FGD) yang menjadi bagian dari rangkaian acara 3rd Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) Trade Facilitation Cluster (TFC). Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), yang dalam pelaksanaannya berkolaborasi dengan beberapa satuan kerja di bawahnya antara lain dengan Bea Cukai Cikarang.


Diselenggarakan di Gedung Kalimantan pada Rabu, 27 Agustus 2025, kegiatan yang melibatkan 10 UMKM binaan DJBC ini bertujuan memetakan secara mendalam berbagai kendala yang menghambat UMKM menembus pasar internasional. Salah satu isu utama yang terungkap adalah kendala yang dialami oleh Gandasari Coffee. Proses ekspor mereka terpaksa terhenti akibat permasalahan pada BI Checking, yang menyebabkan calon pembeli internasional menarik diri. Menurut pemilik, pihaknya tidak pernah memiliki riwayat kredit, sehingga hal ini menyoroti adanya tantangan dalam sistem verifikasi finansial.


Adapun kondisi UMKM dari Cikarang, yang diwakili oleh Caly Beta Sukses, menyampaikan bahwa proses negosiasi dengan calon pembeli dari Italia terkendala keraguan mereka terhadap ritsleting produk tas yang berasal dari China. Pembeli khawatir asal komponen tersebut akan menurunkan persepsi kualitas dan citra premium produk di pasar Italia. Saat ini, tim sedang menyiapkan data teknis untuk memberikan jaminan kualitas kepada pembeli.


Salah satu topik krusial yang juga dibahas dalam FGD adalah pentingnya pengakuan sebagai "UMKM Binaan Kementerian Keuangan". Status ini diakui memberikan banyak benefit bagi para pelaku usaha, di antaranya adalah potongan harga dan/atau kemudahan dalam proses pengiriman ke luar negeri dengan berbagai jasa ekspedisi internasional terkemuka seperti DHL, FedEx, dan lainnya. Namun, terungkap bahwa belum meratanya kepemilikan sertifikasi ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi daya saing harga produk di pasar global.



Menanggapi berbagai temuan tersebut, Bea Cukai Cikarang menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi Industrial Assistance. "Kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Pusat DJBC ini merupakan langkah strategis untuk mengidentifikasi tantangan di lapangan secara akurat. Data ini menjadi dasar kami untuk merumuskan program pendampingan yang lebih tepat sasaran," jelas Ibu Lies Palupi selaku perwakilan Bea Cukai Cikarang.


Data yang terkumpul dari FGD ini akan menjadi landasan bagi DJBC dan unit vertikalnya, termasuk Bea Cukai Cikarang, dalam menyusun strategi pendampingan yang lebih efektif dan solutif. Dengan langkah tersebut, diharapkan jalan bagi UMKM lokal untuk bersaing dan tumbuh di pasar global menjadi semakin terbuka lebar.


#beacukaicikarang
#beacukairi
#beacukai
#beacukaimakinbaik
#UMKM
#UMKMekspor

Kementerian Keuangan
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Hak Cipta KPPBC TMP Cikarang

Jl. Tekno Boulevard, Tanjungsari, Kec. Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530

Kementerian Keuangan
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Hak Cipta KPPBC TMP Cikarang

Jl. Tekno Boulevard, Tanjungsari, Kec. Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530